Update OS Jendela Akhirnya Bisa Disuruh Nunggu, Update Tak Lagi Maksa

Banner Ad 728×90
Advertisement
Perubahan besar akhirnya hadir pada sistem pembaruan Windows 11, dan kali ini membawa kabar yang selama ini ditunggu banyak pengguna. Microsoft dikabarkan mulai menguji fitur yang memungkinkan update sistem dijeda tanpa batas waktu, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah benar-benar tersedia secara resmi. Jika sebelumnya pengguna hanya bisa menunda update hingga maksimal 35 hari, kini batas tersebut pada dasarnya bisa diperpanjang terus menerus sesuai kebutuhan.

Melalui halaman blog Windows, fitur ini menjadi jawaban langsung atas keluhan yang sudah bertahun-tahun muncul dari pengguna Windows. Banyak yang merasa terganggu dengan update otomatis yang sering muncul di waktu tidak tepat, seperti saat bekerja, meeting, atau bahkan ketika sedang bermain game. Dengan sistem baru ini, pengguna memiliki kendali penuh untuk menentukan kapan update dilakukan, tanpa tekanan batas waktu yang memaksa.
Cara kerjanya tetap menggunakan sistem jeda 35 hari, namun dengan fleksibilitas baru. Setelah periode tersebut habis, pengguna dapat memperpanjangnya lagi sebanyak yang diinginkan. Artinya, secara praktis Anda bisa menunda update selama yang Anda butuhkan, selama Anda terus memperbarui periode jeda tersebut secara manual. Pendekatan ini membuat pengalaman penggunaan Windows terasa jauh lebih fleksibel dan tidak lagi mengganggu aktivitas harian.

Tidak hanya itu, Microsoft juga menghadirkan perubahan lain yang mendukung kenyamanan pengguna. Kini Anda tetap bisa melakukan restart atau shutdown tanpa dipaksa menginstal update terlebih dahulu, sesuatu yang sebelumnya sering menjadi sumber frustrasi. Selain itu, informasi update juga dibuat lebih jelas, termasuk detail driver yang kini dilengkapi kategori perangkat seperti audio, display, atau lainnya.
Perubahan ini memang masih dalam tahap uji coba melalui program Windows Insider, namun arah yang diambil sudah cukup jelas. Microsoft mulai memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna, tanpa menghilangkan pentingnya update itu sendiri untuk keamanan dan performa sistem.
In-Article Ad
Advertisement
Komentar (0)
Login untuk berkomentar
LoginBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Jangan Ketinggalan Berita Terbaru!
Dapatkan berita teknologi dan review gadget terbaru langsung di email Anda setiap minggu.



