Game

    Xbox Game Pass Jadi Terlalu Mahal Kata Pimpinan Baru XBOX

    oleh Aqim Mustaqim14 April 2026 2 menit baca
    Xbox Game Pass Jadi Terlalu Mahal Kata Pimpinan Baru XBOX
    Share: Facebook𝕏 Post WhatsApp Telegram

    Banner Ad 728×90

    Advertisement

    Perubahan besar tengah disiapkan dalam ekosistem Xbox setelah kepemimpinan baru mulai memberikan arah yang lebih tegas terhadap masa depan layanan berlangganan mereka. Dalam pernyataan terbarunya, CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, mengakui bahwa Xbox Game Pass kini menghadapi tantangan serius, terutama dari sisi harga yang dinilai sudah tidak lagi sekompetitif sebelumnya. Pengakuan ini menjadi titik penting karena datang langsung dari pucuk pimpinan, menandakan bahwa evaluasi besar sedang berlangsung di balik layar.

    Keterangan ini diungkapkan melalui memo internal yang bocor pada halaman The Verge yang mengatakan bahwa harga Xbox Game Pass sudah terlalu mahal menurut sang CEO Xbox.

    Get Xbox Game Pass with your new MSI devices

    Selama bertahun-tahun, Xbox Game Pass dikenal sebagai salah satu layanan dengan value terbaik di industri game, menawarkan ratusan judul termasuk rilisan hari pertama dalam satu paket langganan. Namun, perubahan strategi dan peningkatan fitur yang terus dilakukan justru mendorong kenaikan harga yang signifikan. Bahkan, paket Ultimate dilaporkan telah mencapai sekitar 30 dolar per bulan setelah berbagai penyesuaian dan penambahan konten besar seperti Call of Duty.

    Dalam pandangan Asha Sharma, kondisi ini menunjukkan bahwa model yang ada saat ini perlu disesuaikan kembali. Ia menekankan pentingnya menghadirkan “value equation” yang lebih baik bagi pemain, yang berarti layanan tidak hanya harus kaya fitur, tetapi juga terasa sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Pernyataan ini membuka kemungkinan adanya perubahan besar, mulai dari penyesuaian harga hingga hadirnya opsi langganan yang lebih fleksibel di masa depan.

    Arah baru ini juga mencerminkan upaya Xbox untuk menjangkau lebih banyak pemain. Dengan mempertimbangkan tier harga yang lebih rendah atau bahkan model bundling dengan layanan lain, Xbox berpotensi memperluas basis pengguna sekaligus menjaga daya tarik Game Pass di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Strategi ini menjadi krusial mengingat layanan berlangganan kini tidak hanya bersaing dari sisi konten, tetapi juga dari kemudahan akses dan keterjangkauan.

    Di sisi lain, perubahan ini juga menjadi sinyal bahwa Xbox sedang berusaha menemukan keseimbangan baru antara pertumbuhan bisnis dan kepuasan pengguna. Kritik terhadap model Game Pass yang dianggap berdampak pada penjualan game tradisional serta keberlanjutan industri turut menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Dengan tekanan dari berbagai sisi, keputusan yang diambil ke depan akan sangat menentukan arah layanan ini dalam beberapa tahun ke depan.

    In-Article Ad

    Advertisement

    Komentar (0)

    Login untuk berkomentar

    Login

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

    Tetap Terupdate

    Jangan Ketinggalan Berita Terbaru!

    Dapatkan berita teknologi dan review gadget terbaru langsung di email Anda setiap minggu.

    Kami menghargai privasi Anda. Batalkan langganan kapan saja.

    Artikel Terkait

    KENALI MISI TECHDUT LEBIH DALAM

    BACA SELENGKAPNYA
    TechDut

    TechDut adalah portal berita gaming dan teknologi Indonesia. Kami menyajikan konten berkualitas seputar game, gadget, esports, dan perkembangan teknologi terkini untuk gamer dan tech enthusiast.

    Berlangganan Newsletter

    Dapatkan update artikel terbaru langsung di inbox Anda.

    © 2026 TechDut. All rights reserved.